Memanfaatkan Cahaya Matahari

July 6, 2009 

| More

sedikit tips untuk pengguna digicam terutama pocket digicam… kedua foto dibawah ini tidak menggunakan proses retouching hanya resize saja… perhatikan foto keduanya yg diambil pada angle (sudut) yg sama dan waktu yang sama, serta tanpa setting-setting background (alias motretnya didalam kandang)

Gambar 1

Gambar 1

Gambar 2

Gambar 2

Apa bedanya?

Jawabannya adalah satu pake flash, satu lagi tidak Tanpa flash gambar akan terlihat lebih natural atau alami.

Kenapa?
Karena si Chondro Biak ini jadi terlihat makin exotic dan foto tersebut tidak terlihat biasa saja.

Sinar matahari yang sedikit masuk ke rumah (lokasi di dapur) dimanfaatkan dan diarahkan ke badannya diputar2 cari posisi sorotan sinarnya yg terbaik… hasilnya seperti diatas …

Apa keuntungannya?

  1. Fotonya jadi lebih terlihat artistik
  2. Warnanya jadi makin asik karena ambience lightnya juga alami
  3. Cukup pake ISO rendah saja (semakin rendah iso semakin rendah noisenya)
  4. Tidak perlu pusing harus mengatur flash mesti berapa powernya… itupun kalo digicamnya punya fitur seperti itu
  5. Lighting gratis (obviously)

Kelemahannya?
Harus cepat dan sigap mengambil momen karena kita mengandalkan cahaya alam… apalagi matahari pagi suka cepat pergerakannya…

Nah bagaimana settingannya bisa seperti itu?
settingan digicam pocket terbatas biasanya tidak terlalu banyak macamnya…

Disini sengaja saya kasih settingan yg benar-benar umum:

  1. Set ke mode macro — icon gambar bunga biasanya (dalam hal ini kebetulan digicam saya ada menu super macro mode)
  2. Set ISO 100/200
  3. Set Aperture??? :–> digicam pocket kan susah ngga ada menu atur nilai F? jangan putus asa… menu setting aperture memang ngga semuanya ada tapi pasti ada menu motret mode Landscape dimana disini sudah diatur oleh digicam sendiri untuk menggunakan nilai F-number yg besar. Kenapa mesti pake angka F besar sih? Jawabannya karena kita disini kan mau motret close up macro (alias motret jarak dekat)… nilai F harus besar supaya didapat kedalaman bidang fokus yang lebih lagi … ;)
  4. Set Shutter? ngga usah dipusingin itu yg ngatur kameranya sendiri
  5. Selanjutnya Settingan flash dimatikan, nilai EV (kalo ada dibiarkan “0″ saja), WB set Sunny (yg gambar iconnya matahari). :sunny:

Selanjutnya tinggal bidik dan jepret…  Selamat mencoba! Semoga bermanfaat tipsnya ;)

| More

Comments

2 Responses to “Memanfaatkan Cahaya Matahari”
  1. adwin says:

    emang bener bro … keren hasilnya kalo kena matahari. gw suka matahari sore jam 4 keatas … soft banget.

  2. wah ada sdikit pencerahan nih soal pmotretan,heheheh
    thx.

Speak Your Mind

Tell us what you're thinking...
and oh, if you want a pic to show with your comment, go get a gravatar!