<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>ReptilX &#187; Caresheet</title>
	<atom:link href="http://www.reptilx.com/category/caresheet/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.reptilx.com</link>
	<description>Indonesian Reptile Community</description>
	<lastBuildDate>Wed, 30 Nov 2011 13:22:57 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.1.2</generator>
		<item>
		<title>Reticulated python</title>
		<link>http://www.reptilx.com/2010/10/05/reticulated-python/</link>
		<comments>http://www.reptilx.com/2010/10/05/reticulated-python/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 05 Oct 2010 04:53:23 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Caresheet]]></category>
		<category><![CDATA[giant python]]></category>
		<category><![CDATA[giant snake]]></category>
		<category><![CDATA[monster snake]]></category>
		<category><![CDATA[pelihara ular]]></category>
		<category><![CDATA[piton]]></category>
		<category><![CDATA[retic]]></category>
		<category><![CDATA[reticulated python]]></category>
		<category><![CDATA[reticulatus]]></category>
		<category><![CDATA[sanca]]></category>
		<category><![CDATA[sanca batik]]></category>
		<category><![CDATA[ular raksasa]]></category>
		<category><![CDATA[ular sanca]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.reptilx.com/?p=693</guid>
		<description><![CDATA[Nama lokal : Sanca Kembang, sanca batik, dll. Nama Sains : Python reticulatus Penyebaran Asia Tenggara, Filipina dan Indonesia. Sanca kembang memiliki penyebaran yang terluas dari semua spesies Python. Status di alam liar Penyebarannya sangat luas tetapi jumlahnya yang berkurang, karena eksploitasi untuk mendapatkan kulit dan dagingnya. Pada tahun 2002 eksport kulit ular ini sebesar [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://media.reptilx.com/media/2010/10/DSCN7509.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-694" title="DSCN7509" src="http://media.reptilx.com/media/2010/10/DSCN7509.jpg" alt="DSCN7509" width="464" height="348" /></a></p>
<p>Nama lokal		: Sanca Kembang, sanca batik, dll.<br />
Nama Sains	: <em>Python reticulatus</em></p>
<p><strong>Penyebaran</strong><br />
Asia Tenggara, Filipina dan Indonesia. Sanca kembang memiliki penyebaran yang terluas dari semua spesies Python.</p>
<p><strong>Status di alam liar</strong><br />
Penyebarannya sangat luas tetapi jumlahnya yang berkurang, karena  eksploitasi untuk mendapatkan kulit dan dagingnya. Pada tahun 2002  eksport kulit ular ini sebesar 437.500<br />
Kenyataan buruk ini menunjukan secara legal lebih mudah memindahkan ular mati daripada yang hidup.</p>
<p><strong>Deskripsi</strong><br />
Sanca Kembang berbentuk langsing untuk ukurannya dan berkembang dengan  lingkar tubuh yang berotot yang cendrung tetap membulat dari pada  memipih seperti ular pembelit lainnya. Sanca raksasa ini sangat  bermacam-macam, dengan motif jaring atau rantai dengan warna dasar perak  (abu-abu) atau perak coklat. Motif punggungnya adalah ciri khas warna  dasar dari ular ini dan bergaris tepi warna hitam dan kuning, oranye  atau coklat. Bintik-bintik di samping badannya berwarna terang. Seluruh  tubuhnya memantulkan warna “hologram” (seperti pelangi).</p>
<p>Sanca Kembang yang baru ditangkap dari alam liar cenderung (wild-caught –  RED) menjadi binatang yang sangat gugup (ketakutan) dan bertahan yang  akan mengigit untuk berusaha lepas dari pegangan kita dan kabur. Tetapi  hasil ternakan (captive-breed – RED) biasanya tenang dan bahkan jinak,  hewan yang pintar yang senang berinteraksi bila si pemelihara membuatnya  begitu. Jenis ini adalah pilihan yang bagus yang bisa memberikan  perbedaan yang sangat besar dalam pengalaman memelihara ular.</p>
<p><strong>Ukuran</strong><br />
Ular yang baru menetas kurang lebih mempunyai panjang 60cm. Ukuran  dewasa (sudah dapat kawin) Betina sekitar 3.3m lebih, jantan 2.3m. Ukuran yang pernah tercatat sekitar 33 kaki (11meter) dan  berat 300 pon (150 kg) lebih.</p>
<p><strong>Umur Hidup</strong><br />
Sanca Kembang dapat hidup 30 tahun atau lebih di dalam kurungan.</p>
<p><strong>Mutasi Warna</strong><br />
Warna dan motifnya meliputi T- albino, T+ albino, Tiger, Super Tiger, Albino Tiger, dll.</p>
<p><strong>Pedoman Pemeliharaan</p>
<p>Tingkat Kesulitan</strong><br />
Mahir – sebelumnya pemilik harus mempunyai pengalaman dengan ular yang  lebih besar dan dapat menyesuaikan ataupun terbiasa (“nyaman”) dengan  perawatan serta penanganannya. Tidak cocok sebagai ular untuk pemula.  Sanca Kembang biasanya menyesuaikan dengan perlakuan pemilik mereka .  Bila dipelihara oleh pemilik yang sudah mengerti mereka akan berprilaku  baik dan ular sanca yang besar dan jinak.<br />
Sedikit tambahan dari beberapa referensi, Sanca Kembang hasil tangkapan  liar biasanya walaupun sudah jinak, kadang kala menjadi galak serta  menyerang karena keget, ataupun kadang kala tanpa alasan yang jelas.</p>
<p><strong>Kandang</strong><br />
Kadang bisa sederhana ataupun rumit tergantung kemampuan menjaganya.  Ingatlah bahwa semakin banyak barang yang ditaruh di kurungan, semikin  banyak pula barang yang harus di bersihkan. Sangat banyak pilihan untuk  pemilihan kandang untuk Sanca Kembang yang masih kecil, seperti kotak  plastic tempat baju, rak melamin, dan kandang-kandang plastic reptile  yang banyak di jual di pasaran. Akuarium dari kaca memadai untuk hewan  yang lebih kecil. Perlu diingat bahwa penutup kandang kadang kala dapat  menimbulkan kesulitan untuk mengatur tingkat kelembaban.</p>
<p>Sanca Kembang yang baru menetas sepertinya cocok di kandang yang kecil  juga. Ular kecil di kandang yang besar bisa menjadi stress. Untuk ular  yang besar, paling sedikit kandangnya harus mempunyai panajng setengah  dari ular tersebut. Semakin panjang semakin baik. Dan juga pilihlah yang  lebar karena Sanca Kembang perlu lantai yang lebar. Semua kandang harus  memiliki tempat yang panas pada sebuah sudut, dan tempat yang lebih  dingin di sudut yang berlawanan. Berapapun umur ular itu, Sanca Kembang  sangat kuat maka harus ditaruh di kandang yang kuat dan pengunci yang  kuat. Kandang yang baik (kuat dan nyaman untuk ular) sangat dibutuhkan,  sehingga kandang ini harus menjadi bahan pertimbangan dalam memelihara  ular raksasa.</p>
<p><strong>Alas</strong><br />
Hanya sedikit alas yang bekerja dengan baik. Koran adalah yang paling  murah dan paling mudah untuk dibersihkan: buang yang lama dan ganti  dengan yang baru. Cypress mulch bagus untuk mengendalikan kelembaban,  tetapi ingatlah bahwa terlalu tinggi kelembaban dapat mengganggu  kesehatan, begitu juga kalau terlalu rendah kelembaban. Jangan pernah  menggunakan alas yang mengandung Cedar karena mematikan untuk reptil.</p>
<p><strong>Suhu dan Pemanasan</strong><br />
Sediakan ular Sanca Kembang anda dengan titik berjemur 88-92 F (31-33 C)  dan suhu kandang 78-80 F (25.5-26.6 C)(suhu ini tidak boleh turun  hingga lebih rendah dari 75 oF-24 C). Sangat penting untuk mengetahui  suhu di kandang, dan janganlah menebak. Yang bagus adalah menggunakan  termometer digital luar/dalam. Taruh thermometer di dalam kandang, dan  ujung lainnya di luar kandang. Sehingga anda dapat mengetahui suhu di  luar dan di dalam pada waktu yang sama.</p>
<p>Ada beberapa cara untuk menghangatkan kandang: alas pemanas dari bawah  kandang, pemanas keramik, lampu “berjemur” (lampu ditempatkan di suatu  sudut sisi untuk berjemur, baik lampu untuk siang maupun lampu malam).  Bila menggunakan bohlam ataupun keramik haruslah memperhatikan  kelembaban di dalam kandang, apalagi bila menggunakan kandang dengan  tutup atas, karena pemanas maupun kandang dengan tutup atas keduanya  membuat kelembaban hilang dengan sangat cepat. Gunakan thermostats,  rheostats, dan atau timer untuk mengontrol sumber panas. Jangan  menggunakan batu pemanas pada ular karena terlalu kecil untuk  permukaannya dan dapat menyebabkan luka bakar yang serius.</p>
<p><strong>Kelembaban</strong><br />
Menyediakan kelembaban yang cocok untuk Sanca Kembang  adalah sangat  penting untuk menjamin lingkungan yang sehat dan membantu ketika proses  ganti kulit, tetapi seperti dibilang sebelumnya, kelembaban yang terlalu  tinggi pun dapat menjadi masalah sama seperti bila terlalu sedikit.  Untuk membuat tingkat kelembaban 50% &#8211; 60%, kita memiliki beberapa  pilihan.<br />
1.	Gunakan cypress mulch atau bahan yang sejenis yang dapat melembabkan.  Cypress sangat bagus untuk digunakan, ciri-cirinya warnanya coklat  terang saat kering dan menjadi gelap setelah basah, jadi kita tahu kapan  kita perlu membasahinya lagi.<br />
2.	Buatlah box kelembaban untuk ular. Menggunakan container plastic  dengan ukuran yang lebih kecil dari kandang dan muat saat ditaruh  didalam kandang, yang diisi dengan sphagum moss (peras lah untuk  mengetahui ukuran kelembaban), gunting container plastic pada bagian  atas tutupnya atau bagian samping dari plastic container tersebut. Taruh  di dalam kandang ular sehingga ular dapat masuk kedalamnya saat ular  tersebut menginginkannya.</p>
<p>Harus diingat, bila kita memiliki kandang dengan tutup atas yang  berlubang, buka dari atas, atau sejenisnya, ada baiknya kita menutupnya  dengan plastic, handuk atau sesuatu yang dapat menahan kelembaban agar  tidak hilang. Juga harus menjaga suhu karena udara yang hangat lebih  dapat menahan kelembaban daripada udara yang dingin. Kita harus membuat  kandang yang lembab, bukan basah. Kandang yang basah dapat menyebabkan  infeksi baik karena bakteri maupun jamur, dan tentu saja akhirnya kepada  kematian.</p>
<p><strong>Pencahayaan</strong><br />
Asupan (pemberian) cahaya tidak diperlukan pada jenis ini, tetapi bila  digunakan haruslah 12/12 cycle, yang artinya 12 jam nyala dan 12 jam  mati. Bila terus-menerus, bisa menyebabkan stress pada ular, apalagi  jenis ini termasuk nocturnal (aktif pada malam hari).</p>
<p><strong>Air</strong><br />
Selalu ganti air dengan air yang bersih untuk ular Sanca Kembang anda,  sebagaimana mereka memiliki kecendrungan untuk minum dengan sangat  banyak. Ukuran dari tempat air minum adalah terserah anda. Bila cukup  besar untuk berendam, maka cepat atau lambat si ular akan tampak senang  untuk berendam dari waktu ke waktu. Pastikan bahwa tempat minum tidak  terlalu dalam untuk hewan yang masih kecil. Banyak ular akan membuang  kotorannya di tempat air minum, jadi siap-sedialah untuk  membersihkannya, men-disinfektan dan mengganti air kapan saja  dibutuhkan. Sering kali kita perlu menyediakan tempat minum cadangan,  sehingga ada pengganti tempat minum ketika yang satu lagi dibersihkan.</p>
<p><strong>Asesori</strong><br />
Satu asesori kandang yang berguna untuk membuat Sanca Kembang tetap  bahagia adalah sebuah tempat persembunyian yang bagus… atau mungkin  sepasang tempat persembunyian. Ular ini sensitive, ular yang pintar yang  menyadari dan menggunakan tempat persembunyian. Sediakan di dua titik  panas dan dingin dari kandang, sehingga ular dapat bersembunyi baik di  tempat panas maupun di tempat dingin, dan ular tidak bingung memilih  antar suhu dan keamanan. Pot bunga dari tanah liat atau plastic, maupun  tempat sembunyi yang dijual di took hewan semuanya dapat digunakan.  Untuk Sanca Kembang yang lebih besar, menempelkan kertas yang gelap pada  semua bagian kandang adalah cara yang mudah untuk membuat ular kita  merasa lebih aman. Apapun asesorinya minumnya the botol sosro…hehehee…..  becanda kok mas-mas dan mba-mba, jadi apapun asesorinya pastikan tidak  mengganggu keamanan ular kita.</p>
<p><strong>Pemberian Makan</strong><br />
Beri makan ular anda dengan hewan pengerat yang ukurannya disesuaikan  dengan ular tiap minggu. Bayi Sanca Kembang sebaiknya diberi mencit  dewasa, atau tikus putih (rat) yang masih belum bisa berjalan (jalannya  masih merayap). Saat ukuran mencapai 3 kaki (± 1 m) Sanca Kembang cukup  besar untuk memakan tikus putih (rat) yang baru disapih. Setelah  panjangnya 4 kaki (± 1.3 m) ular ini sudah sanggup untuk memakan tikus  putih (rat) yang sudah dewasa. Jangan mengangkat ular anda paling tidak 1  hari setelah makan, karena dapat menyebabkan ular muntah. Sedikit  tambahan dari yang translate, apa pun makanan ular kita yang kita  berikan, ada baiknya memberikan makan ular dengan hewan yang sudah di  matikan terlebih dahulu untuk menghindari ”kecelakaan” dimana makanan  ular dapat melukai ular kita. Setelah mati baru kita goyang-goyangkan di  depan muka ular kita. Dengan catatan ular kita tidak pilih-pilih  makanan.</p>
<p>Kebanyakan Sanca Kembang  mempunyai “feeding response” atau response  makan (response saat diberi makan) yang kuat dan pada umumnya mudah  untuk mengganti makanannya dengan hewan yang dibekukan/dicairkan  atau  hewan yang telah dimatikan. Jangan pernah meninggalkan hewan pengerat  yang masih hidup tanpa diawasi bersama ular. Pemberian makan paling  tidak 1 kali setiap 10 hari, terutama pada Sanca Kembang yang masih  muda. Hal ini berguna untuk mengendalikan pertumbuhan ular, perlu  diingat pemberian makan yang jarang membuat ular anda lapar dan  membuatnya ”gelisah” mencari makan, sehingga response makannya lebih  kuat selama berinteraksi dengan orang yang memegangnya. Sebaliknya  pemberian makan yang terlalu sering sekitar 1 – 2 kali seminggu memicu  pertumbuhan yang cepat, sehingga harus bijaksana untuk memikirkan  seberapa besar ular kita kita harapkan  pada jangka waktu tertentu.</p>
<p>Sanca Kembang adalah jenis ular yang sangat penting membangun kebiasaan  makannya agar aman saat dipegang, dimana ular ini adalah pembelit yang  sangat kuat dan harus dipertimbangkan dan diperhitungkan ketika sedang  lapar. Jangan pernah pegang hewan lain lalu memegang ular; anda bisa  dipikir ular sebagai makanannya. Saat ular mencapai ukuran 6 kaki (2 m)  adalah bijaksana memberi makan ular dengan cara menaruh hewan yang sudah  mati ke dalam kandangnya dan membiarkan ular menemukannya sendiri,  karena ini akan menumbuhkan pencarian makanan yang lemah-lembut.</p>
<p>Semakin bertumbuh ular kita, makin lama kita juga harus memberi makan  yang semakin besar juga, seperti contohnya kelinci yang besar dan  lain-lainnya. Kita perlu mencari dan menemukan tempat membeli makanan  untuk ular kita lebih dahulu, karna hal ini sangat bermanfaat dalam  memelihara Sanca Kembang, berhubungan dengan anggaran belanja dan jadwal  makan ular kita. Hubungi pemelihara ular lainnya atau anggota dari  perkumpulan pecinta reptil dimana anda berada untuk membantu menunjukan  tempat yang tepat. Memberi makan Sanca Kembang yang besar tidak selalu  murah dan pengeluaran ini harus dipertimbangkan sebelum memilih untuk  memelihara jenis ini.</p>
<p><strong>Pemeliharaan</strong><br />
Bersihkan kandang ular saat diperlukan, terutama saat buang air baik BAB  ataupun BAK, ataupun mangsa yang tidak dimakan, bersihkan secepatnya.  Bersihkan dan basmin kuman baik kandangnya maupun tempat minum, untuk  tempat minum sebaiknya paling lambat tiap 1 minggu sekali dan saat  diperlukan. Tergantung kepada keadaan kandang, keluarkan semua alas dan  perlengkapan kandan maupun asesori dan basmi kuman menggunakan larutan  pemutih 5% tiap 1 bulan sekali. Cuci semua peralatan hingga bersih dan  keringkan sebelum kembali ditaruh ke dalam kandang.</p>
<p><strong>Keterangan Dasar Perkembangbiakan</strong><br />
NOTE: sebelum mencoba menternakan ular anda, anda harus tahu dengan  pasti jenis kelamin dari ular anda. JANGAN pernah memasukan 2 ekor  jantan yang sudah dewasa kedalam kandang yang sama, karna mereka akan  berantem dan saling melukai ataupun saling membunuh!</p>
<p>Sanca Kembang mencapai kematangan secara sexual sejak berumur 18 bulang  hingga 4 tahun. Ukuran untuk kawin sekitar 7-9 kaki (2.5 m – 3 m) untuk  jantan dan 11 kaki lebih (sekitar 4 m) untuk betina. Musim kawin di  tempat pemeliharaan biasanya dari November sampai Maret. Hentikan  pemberian makan pada saat ini. Ular harus membentuk dan dalam kondisi  yang prima sebelum mencoba untuk kawin. Untuk proses kawin dapat  dirangsang dengan cara menurunkan frekuensi/jangka waktu cahaya menjadi  hanya 8-10 jam saja dan menurunkan suhu pada waktu malam menjadi sekitar  75o F (24o C). Kenalkan si betina ke dalam kandang jantan. Membasahi  (lembabkan) kedua ular dengan air dapat merangsang ular untuk mau kawin.  Betina pada umumnya ganti kulit pada hari ke 14+ setelah ovulasi  (proses kawin); mengeluarkan telur antara hari ke 34 – 49 (rata-rata  hari ke 38) setelah ganti kulit karena proses ovulasi (kawin). Telur  yang dikeluarkan antara 10 – 80 telur. Dengan suhu inkubasi 88 – 90 F  (31-32.222 C) (suhu optimal), telur-telur ini menetas sekitar hari ke  88.</p>
<p><strong>Note/Komentar</strong><br />
Sanca Kembang adalah rajanya ular pelilit. Ukuran dan kekuatan mereka  termasuk yang terbesar di dunia ular, dan kecantikannya tidak ada  tandingannya di antara ular-ular raksasa. Sanca Kembang bukanlah jenis  ular untuk ‘semua orang’, mereka perlu dedikasih pemelihara dan  berpengalaman yang berkembang dan memiliki pengalaman yang diperlukan  untuk merawat ular ini dengan tepat. Memperhatikan insting berburu dari  Sanca Kembang sangat mengagumkan dimana hanya sedikit jenis lain yang  seperti ini. Sebelum memilih ular raksasa kuat ini, terlebih dahulu  HARUS memiliki pengalaman menangani ular besar sebelumnya, walaupun yang  akan dipilih adalah CB baby yang jinak yang bisa saja memiliki respons  makan yang kuat. Sanca Kembang memiliki tantangan yang menakjubkan untuk  pemelihara yang berpengalaman yang sudah siap untuk “yang terbesar dari  mereka semua”.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.reptilx.com/2010/10/05/reticulated-python/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Argus monitor care n Tips</title>
		<link>http://www.reptilx.com/2010/08/03/argus-monitor-care-n-tips/</link>
		<comments>http://www.reptilx.com/2010/08/03/argus-monitor-care-n-tips/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 03 Aug 2010 04:20:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Caresheet]]></category>
		<category><![CDATA[argus]]></category>
		<category><![CDATA[argus monitor]]></category>
		<category><![CDATA[biawak]]></category>
		<category><![CDATA[biawak argus]]></category>
		<category><![CDATA[biawak gouldi]]></category>
		<category><![CDATA[goldi]]></category>
		<category><![CDATA[guldi hornii]]></category>
		<category><![CDATA[varanus panoptes]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.reptilx.com/?p=671</guid>
		<description><![CDATA[Argus Monitors (Varanus panoptes horni) Biawak Argus adalah jenis biawak yang kuat dan hidup di padang rumput dan berasal dari selatan papua nugini .  Biawak Argus adalah jenis biawak yang lumayan besar dan dapat tumbuh hingga 2meter panjang total dari ujung kepala hingga ekor. Mereka adalah jenis kadal yang aktif dan mengejar mangsanya. salah satu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://media.reptilx.com/media/2010/08/Varanusgouldii_LakeArgyle_1.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-672" title="Varanusgouldii_LakeArgyle_1" src="http://media.reptilx.com/media/2010/08/Varanusgouldii_LakeArgyle_1.jpg" alt="Varanusgouldii_LakeArgyle_1" width="200" height="299" /></a></p>
<p>Argus Monitors (Varanus panoptes horni)</p>
<p><a href="http://media.reptilx.com/media/2010/08/Australia2-argus.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-673" title="Australia2- argus" src="http://media.reptilx.com/media/2010/08/Australia2-argus.jpg" alt="Australia2- argus" width="250" height="198" /></a> Biawak Argus adalah jenis biawak yang kuat dan hidup di padang rumput dan berasal dari selatan papua nugini .   Biawak Argus adalah jenis biawak yang lumayan besar dan dapat tumbuh hingga 2meter panjang total dari ujung kepala hingga ekor.  Mereka adalah jenis kadal yang aktif dan mengejar mangsanya. salah satu ciri Khas biawak jenis ini, adalah mereka bisa berdiri dengan kedua kaki belakangnya yang kuat.  menurut saya setelah melihat biawak Argus berdiri dengan dua kaki belakangnya, yang teringat oleh saya adalah dinosaurus <img src='http://www.reptilx.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' />  . Mereka tidak terlalu mahir dalam memanjat dan berenang, kebanyakan harinya di habiskan di padang rumput atau daerah terestrial lainnya.  mengetahui jenis kelaminnya tdk mudah, jantan biasanaya memiliki tubuh yang paling besar.</p>
<p>Temperature and UV Lighting</p>
<p>Biawak Argus bisa dipelihara dengan suhu 26-30 derajat celcius dengan tempat berjemur di suhu 40C. Dimalam hari suhu bisa turun ke 25c. Humidity di 60%-80%.  UVB lighting tidak harus diberikan namun bisa untuk mempercantik.  UVB lighting membantu reptil mendapatkan kalsium, dengan menciptakan vitamin D3. Namun, Karena mereka mendapatkan kalsium dan D3 dari makanannya yang terdiri dari tikus, ayam, dll, mereka tidak membutuhkan lg kalsium tsb. Tulang dari tikus dan ayam menyediakan kalsium, sedangkan hati dari ayam dan tikus menyediakan vitamin D3.</p>
<p>Housing</p>
<p>Argus baby dapat dipelihara di akuarium 60cm, tapi mereka dapat tumbuh dengan cepat dan argus yang lebih besra harus dipelihara di kandang yang lebih besar.  Argus yang sudah dewasa dapat dipelihara di kandang 4m dan diberikan alas yang dapat digali.  betina dapat dipelihara di kandang yang lebih kecil.  dan untuk Argus yang berukuran monster kadang membutuhkan kandang seukuran kamar kita.</p>
<p>Bedding</p>
<p>Rekomendasi saya untuk alas kandang adalah koran, pasir, serbuk kelapa.  dan ada baiknya menyediakan lapisan alas yang agak tebal sehingga biawak bisa menggali.</p>
<p>Calcium</p>
<p>Kalsium dan Vitamin diberikan ketika kita memberikan makanan yang tidak mengandung tulang kepada biawak kita. ketika kita memberikan tikus, ayam atau ikan, kalsium dan vitamin tidak harus diberikan lagi.</p>
<p>Food</p>
<p>Biawak Argus termasuk jenis biawak yang oportunis, mereka hampir memakan semua jenis serangga dan mamalia kecil yang dapat ditemukan.  Makanan idealnya;  tikus kecil, Tikus rat, jangkrik, superworms, hati sapi,  dan telur yang direbus.  Dengan campuran makanan seperti di atas dan pemberian makanan maksimal 5x seminggu sudah dapat memenuhi kebutuhan makannya dan membantu perkembangan badannya maksimal.</p>
<p>Cleaning and Handling</p>
<p>Kandang harus dibersihkan bila kotor. Sisa makanan dan kotoran hewan harus dibersihkan beberapa kali dalam 1 minggu. alas kandang harus diganti setiap sebulan sekali dan air minum yang bersih harus disediakan setiap saat.   Biawak Argus dapat di pegang setiap saat tapi ada baiknya memberikan waktu mereka untuk berdaptasi dengan kandang barunya agar lebih jinak.  selalu mencuci tangan sebelum dan sesudah memegang binatang yah.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.reptilx.com/2010/08/03/argus-monitor-care-n-tips/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Caresheet Tegu</title>
		<link>http://www.reptilx.com/2008/09/29/caresheet-tegu/</link>
		<comments>http://www.reptilx.com/2008/09/29/caresheet-tegu/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 28 Sep 2008 17:49:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Caresheet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.reptilx.com/?p=41</guid>
		<description><![CDATA[Tegu yang baru menetas akan memakan makanan yang sama sampai usia 1 tahun (*). Setelah itu untuk spesies Tupinambis merianae, Common name (Argentine Black and White), (Giant Tegu); and the Tupinambis rufescens, Common name (Argentine red Tegu), (Red tegu) akan berubah kebiasaan makannya. Blue Tegu (Sampai saat ini masih dianggap Tupinambis teguixin, tapi pengklasifikasiannya belum [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: center;">
<p><a href="http://www.reptilx.com/wp-content/uploads/2008/09/tegubw.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-434" title="tegubw" src="http://www.reptilx.com/wp-content/uploads/2008/09/tegubw.jpg" alt="tegubw" width="160" height="117" /></a></p>
<p>Tegu yang baru menetas akan memakan makanan yang sama sampai usia 1 tahun <span style="font-weight: bold;">(*)</span>. Setelah itu untuk spesies Tupinambis merianae, Common name (Argentine Black and White), (Giant Tegu); and the Tupinambis rufescens, Common name (Argentine red Tegu), (Red tegu) akan berubah kebiasaan makannya.</p>
<p>Blue Tegu (Sampai saat ini masih dianggap Tupinambis teguixin, tapi pengklasifikasiannya belum ditentukan secara ilmiah) dan Tupinambis teguixin, Common name (Colombian Black and White), atau (Gold Tegu) akan tetap karnivora sepanjang hidupnya.</p>
<p><span style="font-weight: bold;">Makanan:</span><br />
Semua tegu yang baru menetas adalah karnivora, yang artinya mereka hanya memakan daging. Jangkrik didust dengan vitamin, kecoa hasil ternak, ulat hongkong, ulat jerman, daging kalkun didust dengan vitamin, pingkis dan telur yang dimasak (bukan mentah) orak arik atau rebus.<br />
Segera ambil sisa makanan agar tidak mengundang datangnya serangga, karena serangga dapat mengakibatkan stres pada reptile. Ini juga dapat membuat kandang mereka lebih bersih..</p>
<p><a href="http://www.reptilx.com/wp-content/uploads/2008/09/Tupinambis-merianae.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-435" title="Tupinambis merianae" src="http://www.reptilx.com/wp-content/uploads/2008/09/Tupinambis-merianae.jpg" alt="Tupinambis merianae" width="450" height="333" /></a></p>
<p style="text-align: center;">
<p>Tegu dewasa, untuk Argentine Black and White dan Argentine red Tegu. Mereka memakan kalkun, telur yang dimasak (bukan mentah) orak arik atau rebus, pengerat, ikan segar (bukan dari pet shop, untuk menghindari bahan-bahan kimia yang dipakai pada aquarium), anak ayam, anggur, tomat, strawberries, melon dan buah-buahan lembut yang lainnya. Pisang juga boleh diberikan, tapi bukan sebagai makanan rutin melainkan hanya sewaktu-waktu. Hal ini berkaitan dengan kandungan potassium yang tinggi (diketahui sebagai zat yang tidak berikatan dengan kalsium). Tidak lebih dari 1 kali setiap beberapa minggu. Selain itu pisang juga memiliki kandungan fosfor yang tinggi.</p>
<p>Blue Tegu, dan the Colombian Black and White, atau (Gold Tegu) memakan semua yang disebutkan diatas, kecuali buah-buahan. Saya juga menyarankan untuk mematikan hewan pengerat sebelum diberikan. Hewan pengerat hidup dapat menggigit tegumu.<br />
Pilihan saya untuk vitamin dust adalah Herpitive atau Fluker&#8217;s.</p>
<p>Sebagai catatan dalam pemberian makan: Tegu bisa jadi agresif di kandang. Mereka dapat mengasosiasikan pemilik mereka dengan makanan. Ada beberapa cara untuk mencegah hal ini terjadi. Cara yang pertama yaitu dengan cara memberikan makan di kandang lain. Taruh makanan di kandang tersebut sebelum anda memasukkan tegu anda.</p>
<p>Cara lainnya yaitu dengan cara memberi makan pada malam hari atau ketika mereka berada di tempat persembunyian. Jadi dia tidak akan melihat anda dengan makanan. Cara yang pertama adalah cara yang terbaik untuk beberapa alasan. Pertama, anda memegang dia setiap hari, yang membantu dalam proses penjinakan. Alasan lainnya yaitu adalah untuk mencegah mereka tanpa sengaja memakan substrat, dan yang terakhir adalah, makanan akan tersaji lebih segar bila dibandingkan dengan pemberian makan pada malam hari.</p>
<p><span style="font-weight: bold;">Air:</span><br />
Tegu membutuhkan air segar setiap hari, dan sebaiknya tempat minum mereka cukup besar bagi mereka untuk dapat berendam.</p>
<p><span style="font-weight: bold;">Kandang:</span><br />
Tegu yang baru menetas dapat dipelihara di aquarium dengan panjang 50 cm, tetapi mereka akan tumbuh dengan cepat. Sedangkan yang dewasa membutuhkan tempat yang jauh lebih besar. Saya menempatkan tegu saya didalam kandang berukuran 2,4 mtr x 2,4 mtr. Didalam rumah saya menggunakan kandang berukuran 400 galon. Jika membuat sendiri kandang tegu anda, perlu diingat kalau kadal ini bersifat terrestrial (hidup diatas tanah), jadi ketinggian tidak diperlukan. Saya merekomendasikan kandang berukuran panjang 180 cm, lebar 90 cm dan tinggi 90 cm.</p>
<p><span style="font-weight: bold;">Kelembaban:</span><br />
Tegu membutuhkan kelembaban yang tinggi yaitu sekitar 60%-70% <span style="font-weight: bold;">(**)</span> agar sehat dan bisa shed dengan sempurna. Diperlukan misting setiap hari, tetapi jika anda mempunyai cara lain untuk menaikkan kelembaban, itu tidak apa-apa. Ingatlah untuk tidak membuat substrat menjadi basah.</p>
<p><span style="font-weight: bold;">Substrat:</span><br />
Saya merekomendasikan cypress mulch, orchid bark, Lizard litter, Repti-bark atau. eucalyptus mulch. Substrat ini tidak menghasilkan banyak debu pada saat kering maupun basah. Anda bisa sedikit memisting substrat agar debunya tidak beterbangan dan agar kelembabannya meningkat. Pastikan substrat tidak menjadi basah. Berilah tegumu makan di tempat yang tidak memungkinkan dia secara tidak sengaja menelan substrat. Jangna sampai dia mengalami penyumbatan saluran pencernaan.</p>
<p><span style="font-weight: bold;">Lighting:</span><br />
Disarankan untuk memakai lampu ultraviolet full spectrum. Cahaya yang memancarkan UVB adalah suatu keharusan untuk reptil ini. Lampu ultraviolet penting untuk pembentukan vitamin D3, yang diperlukan untuk metabolisme kalsium. Sebagian orang mengatakan dengan menambahkan vitamin D3 kedalam makanan akan menggantikan UVB, tetapi saya tidak berpendapat demikian. Saya memang menggunakan vitamin dust, tetapi bukan sebagai pengganti dari sinar UV. Temperatur titik berjemur maksimum 430C dan sisi teduh 210C. Saya tidak menyarankan pemanasan dengan cara apapun pada sisi teduh kandang.</p>
<p>Note dari penulis:<br />
* Di habitatnya, Argentine Black &amp; White dan Red tuh hibernasi pas menjelang musim dingin sampai sekitar 7 bulan. Yang berarti mereka tidur dan berhenti makan. Karena di Indonesia ga ada musim dingin, jadi mereka ga hibernasi dan ga berhenti makan. Karena alesan itu, jadi mereka akan jauh lebih cepet dari usia 1 taun untuk mulai makan buah dan sayuran. Jadi pas tegu lo umur 3 bulan, mulai kasi aja buah n sayuran, taro barengan sama jangkrik, ulet hongkong/jerman, ikan atau apapun yg biasa dia makan pas kecil. Klo ga mau ya coba aja kasi setiap beberapa hari sekali sampe dia mau.</p>
<p>** Care sheet ini dibuat sama orang bule yg tinggal di amrik, yang kelembabannya rendah, jadi dia menyarankan buat dimist buat naikin kelembabannya. Tetapi karena kelembaban di Indonesia ga jauh beda sama habitat tegu (amerika selatan), jadi ga perlu dimist.</p>
<p>Ditulis oleh Bobby Hill, breeder tegu.<br />
Diterjemahkan dan dipost dengan ijin dari penulis oleh shadowsong</p>
<p>http://www.reptilx.com/rxforum/viewtopic.php?f=56&#038;t=4430</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.reptilx.com/2008/09/29/caresheet-tegu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Blood Python Caresheet</title>
		<link>http://www.reptilx.com/2008/08/22/blood-python-caresheet/</link>
		<comments>http://www.reptilx.com/2008/08/22/blood-python-caresheet/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 22 Aug 2008 13:18:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Caresheet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.reptilx.com/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[Nama Latin: Python Curtus Brongersmai, Python Curtus Curtus, Python Curtus Breitensteini Daerah Asal: Semenanjung Malaysia, sumatra bagian timur dan sumatra bagian tengah (dibatasi oleh pegunungan), pulau bangka, pulau2 di selat malaka, termasuk kepulauan lingga, kepulauan riau dan pinang. Ukuran Dewasa: 5-7 kaki Usia: 20 tahun. Telur yang Dihasilkan: 18-30 telur. Di Alam: Di daerah asalnya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter" src="http://usera.ImageCave.com/ibram11/ResizeofIMG_5662.jpg.jpg" alt="pala dipong" width="394" height="211" /></p>
<p><strong>Nama Latin:</strong> Python Curtus Brongersmai, Python Curtus Curtus, Python Curtus Breitensteini</p>
<p><strong>Daerah Asal:</strong><br />
Semenanjung Malaysia, sumatra bagian timur dan sumatra bagian tengah (dibatasi oleh pegunungan), pulau bangka, pulau2 di selat malaka, termasuk kepulauan lingga, kepulauan riau dan pinang.</p>
<p><strong>Ukuran Dewasa:</strong> 5-7 kaki</p>
<p><strong>Usia: </strong>20 tahun.</p>
<p><strong>Telur yang Dihasilkan:</strong> 18-30 telur.<span id="more-35"></span></p>
<p><img class="aligncenter" src="http://usera.ImageCave.com/ibram11/08122007301.jpg.jpg" alt="dipong" width="402" height="274" /></p>
<p><strong>Di Alam:</strong><br />
Di daerah asalnya dipong dapat ditemukan di daerah persawahan, dan di wilayah2 yang basah. jenis ini bukan termasuk spesies yang langka dan dilindungi (tapi kalo diburu terus buat dimakan sama dijual2in ya abis juga nantinya). Ular ini adalah pemburu yang tangguh, dan merupakan pemangsa oportunis yang memakan apa saja yang hidup (mamalia kecil dan medium, dan unggas)</p>
<p><strong>Mangsa (makanannya):</strong><br />
Tikus Putih, Rat, Marmut, Kelinci, Bebek, Ayam.</p>
<p><strong>Tingkat Kesulitan Pemeliharan:</strong> Medium</p>
<p><strong>Temperamen:</strong><br />
tergatung individu, ada yang mudah stress, ada juga yang tangguh, ada yang galak, ada yang jinak banget, ada yang langsung nyaplok!! kalo liat orang,,,</p>
<p><strong>Kandang:</strong><br />
ukuran kandang harus memungkinkan untuk ular tersebut meluruskan tubuhnya, harus menyimpan cukup kelembaban.kebersihan kandang juga sangat mempengaruhi kesehatan ular ini, karena kandang yang kotor dan lembab dapat menyebabkan penyakit.</p>
<p><strong>Alas Kandang:</strong><br />
Koran paling aman dan murah, spagnum moss sangat baik untuk dipong tetapi kebersihannya harus terjaga dengan baik, karena sangat mudah menyimpan kotoran dan jamur.</p>
<p>thanks buat Rx member &#8220;KINGBROWN&#8221;</p>
<p>http://www.reptilx.com/rxforum/viewtopic.php?f=55&#038;t=2410</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.reptilx.com/2008/08/22/blood-python-caresheet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Fat Tailed Gecko</title>
		<link>http://www.reptilx.com/2008/08/16/fat-tailed-gecko/</link>
		<comments>http://www.reptilx.com/2008/08/16/fat-tailed-gecko/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 16 Aug 2008 10:45:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Caresheet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.reptilx.com/?p=34</guid>
		<description><![CDATA[Nama: Fat Tailed gecko Nama latin: Hemitheconyx caudicinctus Seperti Leopard gecko (Eublepharis macularius), Fat Tailed Gecko adalah jenis gecko yang mempunyai kelopak mata, dari Famili gekkonidae dan subfamili Eublepharinae. Memiliki bentuk tubuh dan ukuran yang mirip dengan LG, tapi mempunyai cara beradaptasi yang berbeda dengan LG. Secara umum Fat Tailed Gecko adalah jenis yang sangat [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Nama</strong>: Fat Tailed gecko</p>
<p><strong>Nama latin</strong>: Hemitheconyx caudicinctus</p>
<p><strong>Seperti Leopard gecko</strong> <strong>(Eublepharis macularius)</strong>, Fat Tailed Gecko adalah jenis gecko yang mempunyai kelopak mata, dari <strong><em>Famili gekkonidae dan subfamili Eublepharinae</em></strong>. Memiliki bentuk tubuh dan ukuran yang mirip dengan LG, tapi mempunyai cara beradaptasi yang berbeda dengan LG. Secara umum Fat Tailed Gecko adalah jenis yang sangat jinak, sedikit pemalu dan bersikap berbeda terhadap manusia yang dibanding dengan LG. Biasanya Fat Tailed Gecko yang baru saja datang akan kelihatan strees karena belum terbiasa dengan tempat baru nya. Tapi setelah beberapa lama dia akan mau kalau ditaruh di tangan.<span id="more-34"></span></p>
<p><a title="Fat Tailed Gecko" href="http://upload.kapanlagi.com/show.php?photo=20080816174236_45041082_48a6af1c31e10.JPG" target="_blank"><img class="aligncenter" src="http://upload.kapanlagi.com/show.php?photo=20080816174236_45041082_48a6af1c31e10.JPG" alt="Fat Tailed Gecko" width="443" height="194" /></a></p>
<pre style="text-align: center;">click picture to enlarge</pre>
<ul>
<li><strong>Negara Asal</strong>: Africa Barat , penyebaran meliputi <strong>Senegal sampai Cameroon</strong> sebelah Utara</li>
<li><strong>Habitat Tempat Tinggal</strong>: Padang Rumput, Bebatuan di bukit, Hutan terbuka, tepian-tepian sungai.<br />
Size: Panjang 8-10 inches.</li>
<li><strong>Kebiasaan</strong>: Fat tailed geckos adalah binatang malam. Mereka biasanya agak jinak dan sedikit pemalu.<br />
Larangan: Jangan menempatkan lebih dari 1 Jantan dalam satu kandang.</li>
<li><strong>Penampilan</strong>: Fat tailed geckos dibagi dalam dua Patern- <strong>Pertama</strong>: Dengan strip putih dipunggungnya, <strong>Kedua</strong>: Tanpa Strip di punggung. Warnanya biasanya terdiri dari beberapa warna, yang paling sering adalah warna gelap dan terang.</li>
</ul>
<p><img class="aligncenter" src="http://upload.kapanlagi.com/show.php?photo=20080816174236_breedingfattailedgeckos_48a6af1c7b26d.jpg" alt="Fat Tailed Gecko (Orange_" /></p>
<ul>
<li><strong>Bentuk Badan</strong>: Dengan Ekor yang gemuk paling mudah dikenali (fungsinya untuk menyimpan makanan).</li>
<li><strong>Kandang</strong>: Fat Tailed Geckos memerlukan Aquarium ukuran minimum 10 Galon, untuk satu ekor.<br />
Aksesories: kotak persembunyian, tanaman hidup, batu, Batang kayu.</li>
<li><strong>Alas</strong>: Orchid bark, cypress mulch, coconut fiber bedding, or peat moss bisa digunakan untuk mempertahan kelembaban.</li>
<li><strong>Temperatur</strong>: Di siang hari suhu bekisar 29-32 C, Menjelang Malam hari harus diturunkan menjadi 24-27 C. Pemanas sangat diperlukan didalam aquarium,tetapi bisa memakai lampu dop, (biasanya Nocturnal dop ), Tidak perlu memakai Lampu UV (ultra Violet ). <strong>Kelembaban </strong>yang diperlukan sangat tinggi lebih dari 50%, dijaga dengan menyemprotkan sekeliling Aquariums dengan air, dan juga dengan menyediakan tempat air didalam Aquarium, atau juga bisa menempatkan spon yang sudah dibasahi di taruh di dalam kotak.</li>
<li><strong>Pemberian Makan</strong>: Fat tailed geckos dapat diberi makan jangkrik dan mealworms. Fat tailed geckos dewasa bisa diberi makan superworm atau maxworm.untuk dewasa pemberian makan cukup 2 atau 3 kali sehari, untuk masih bayi bisa 1 atau 2 kali sehari. Sebelum memberi makan sangat dianjurkan untuk memberikan tambahan vitamin yang berisi kalsium dengan cara diolesikan ke jangkrik atau mealworm.</li>
<li><strong>Musim kawin</strong>: December , Telur akan menetas dari 15 s/d 40 hari setelah perkawinan. Jumlah nya biasanya 5 clucthes.</li>
<li><strong>Cara Penetasan Telur</strong>: Suhu yang ideal untuk penetasan 26.7 -34.4 C, Temperature Sex Determined (TSD ) 26.7C = Betina, 30 C = ¼ dari total telur adalah Jantan, 32.2C = JantaN</li>
</ul>
<p>Thanks buat Rx member &#8220;kucrut&#8221;</p>
<p>http://www.reptilx.com/rxforum/viewtopic.php?f=56&#038;t=4512</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.reptilx.com/2008/08/16/fat-tailed-gecko/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Perawatan Iguana Hijau</title>
		<link>http://www.reptilx.com/2008/08/15/perawatan-iguana-hijau/</link>
		<comments>http://www.reptilx.com/2008/08/15/perawatan-iguana-hijau/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Aug 2008 06:03:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Caresheet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.reptilx.com/?p=33</guid>
		<description><![CDATA[Nama Iguana hijau Nama Latin Iguana iguana Negara Asal Amerika bagian Tengah dan bagian Selatan Central and South America. Iguana yang import kebanyakan dari Columbus, El Salvador, Hoduras, Peru, Mexico dan Suriname. Size: Iguana dewasa bisa mencapai 1.8 mtr. Umur: Apabila di pelihara dengan baik bisa mencapai usia 20 tahun. Catatan: Banyak orang yang berpikir [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://www.reptilx.com/wp-content/uploads/2008/08/ESCI302REPTIL0041.jpg"><img src="http://www.reptilx.com/wp-content/uploads/2008/08/ESCI302REPTIL0041.jpg" alt="ESCI302REPTIL004" title="ESCI302REPTIL004" width="400" height="302" class="aligncenter size-full wp-image-493" /></a></p>
<p>Nama <strong><em>Iguana hijau</em></strong><br />
Nama Latin <em><strong>Iguana iguana</strong></em></p>
<p><strong>Negara Asal</strong><br />
Amerika bagian Tengah dan bagian Selatan Central and South America. Iguana yang import kebanyakan dari Columbus, El Salvador, Hoduras, Peru, Mexico dan Suriname.</p>
<p><strong>Size:</strong> Iguana dewasa bisa mencapai 1.8 mtr.</p>
<p><strong>Umur: </strong>Apabila di pelihara dengan baik bisa mencapai usia 20 tahun.</p>
<p><strong>Catatan: </strong>Banyak orang yang berpikir bahwa Iguana adalah hewan untuk pemula dalam pemeliharaan reptile, tapi sebetulnya itu adalah hal yang keliru. Iguana memerlukan penanganan yang serius yang biasanya diluar dari kemampuan pemula. Hal ini disebabkan kurangnya informasi dan pengetahuan yang menyebabkan Iguana mati sebelum dewasa. Dalam memelihara Iguana, harus memperhatikan kandang dan makanan.</p>
<p><span id="more-33"></span><strong>Penampilan Umum: </strong>Iguana adalah hewan yang paling sering dikenal sibagai Kadal. Iguana memiliki lima jari di tiap kakinya, memiliki “jengger”. Semua jenis Iguana memiliki duri yang berada di sepajang punggungnya. Berbeda dengan yang diketahui masyrakat bahwa warna iguana adalah hijau, semua juvenil mempunyai warna hijau, tapi setelah mereka dewasa, warna tubuhnya berubah menjadi coklat cenderung oranye dengan garis pada ekornya.</p>
<p><strong>Kandang: </strong>2.5 – 3.6 M Panjang x 1.2 – 1.5 lebar x 1.8 m Tinggi. Tempat minum harus disediakan di dalam kandang. Ranting untuk menajat atau pohon juga bisa disedikan di dalam kandang.</p>
<p><strong>Temperature: </strong>Iguanas berasal dari tempat yang bersuhu tropic dan perlu tempat yang hangat, Suhu yang baik adalah 26 C s/d 29 C, tempat berjemur 32 C s/d 35 C. sebaiknya di kandang di pasang Thermometer untuk memantau keadaan suhu.</p>
<p><strong>Panas dan Pencahayaan: </strong>Sinar UV baik untuk menjaga metabolism dan pertumbuhan tulang pada Iguana, Tanpa sinar ultra violet Iguana akan mudah sakit dan bisa menyebabkan kematian.</p>
<p><strong>Alas: </strong>Iguanas sering kali menggunakan lidahnya untuk mengidentasi suatu benda maka alas yang berbahan dari serutan kayu tidak bisa digunakan karena akan menyebabkan tertelannya benda yang ada. Sebagai alas bisa digunakan Kertas koran atau kertas bekas, bisa juga di gunakan sejenis carpet karet atau bisa juga digunakan</p>
<p><strong>Kelembaban: </strong>Kelembaban yang disukai adalah 65 % &#8211; 75 % . bisa digunakan pengairan yang menggunakan mesin atau pun bisa juga disemprot sehari dua kali untuk mempertahankan kelembaban.</p>
<p><strong>Diet: </strong>Iguana adalah binatang pemakan tumbuhan. Sebaiknya untuk memberikan makanan dari bahan yang terbuat dari tumbuahn yang terdiri dari 40 &#8211; 45 % hijau –hijauan (collard, turnip, mustard, dandelion, escalore dan Cress), Kemudian 40 – 45% adalah Sayuran (green bean, butternut, kabocha, snap dan atau peas, pasnip, asparagus, okra, alfalfa (yang matang bukan tunas), onions, mushrooms, bell peppers, sweet potato, zucchini, yellow squash dan carrot ). 5 – 10 % adalah (Blackberris, strawberri, raspberri, grapes, manggo, melon, papaya, banana dan apel.) Tidak dianjurkan memberi makanan dari tanaman liar karena bisa menyebabkan iguana terkena penyakit.</p>
<p><strong>Maintenance: </strong>Jagalah agar kandang selalu bersih, alas dan kandang bisa dibersihkan dengan pemutih dicampur air sebnyak 5 %, setelah itu disiram dengan air bersih agar sisa pemutihnya hilang, dan tidak meracuni Iguana. Selalu cuci sebelum dan setelah memegang iguana dan atau alat-alatnya.</p>
<p>thanks buat Rx member &#8220;Kucrut&#8221;</p>
<p>http://www.reptilx.com/rxforum/viewtopic.php?f=56&#038;t=4510</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.reptilx.com/2008/08/15/perawatan-iguana-hijau/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>41</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Bearded Dragon complete care</title>
		<link>http://www.reptilx.com/2008/08/15/bearded-dragon-complete-care/</link>
		<comments>http://www.reptilx.com/2008/08/15/bearded-dragon-complete-care/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 15 Aug 2008 01:12:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Caresheet]]></category>
		<category><![CDATA[bearded dragon]]></category>
		<category><![CDATA[naga berjenggot]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.reptilx.com/?p=31</guid>
		<description><![CDATA[Housing Untuk hatchling berukuran 12 inchi, 15 gallon tank sudah cukup. Itu sudah cukup untuk sang beardie untuk berlari-lari dan berolahraga. Tetapi tidak boleh terlalu besar hingga sang beardie tidak bisa mengejar mangsanya. Untuk adult bearded dragons, mereka membutuhkan 55 gallon tank untuk mereka agar ada ‘living space’ dan tetap menjaga natural display-nya. Setidaknya, bearded [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h2>Housing</h2>
<p>Untuk hatchling berukuran 12 inchi, 15 gallon tank sudah cukup. Itu sudah cukup untuk sang beardie untuk berlari-lari dan berolahraga. Tetapi tidak boleh terlalu besar hingga sang beardie tidak bisa mengejar mangsanya. Untuk adult bearded dragons, mereka membutuhkan 55 gallon tank untuk mereka agar ada ‘living space’ dan tetap menjaga natural display-nya. Setidaknya, bearded dragon membutuhkan <strong>4ft/square luas lantai.</strong></p>
<h2><span id="more-31"></span>Substrate:</h2>
<p><strong>REPTILE BARK</strong></p>
<p>Bedding reptile bark bukanlah pilihan yang baik karena jangkrik bisa mengumpat dibawah kayu-kayu dan mengganggu dragon anda di malam hari. Alasan lain adalah Karena dragon anda dapat dengan tidak disengaja memakan kayunya</p>
<p><strong>PLAY SAND</strong></p>
<p>Ini adalah cara yang lebih ekonomis dan low maintenance untuk beardie. Karena jika mereka ke ‘toilet’ hanya harus dikeluarkan dengan sekop. Dan untuk baby beardie, pasirnya harus disaring dulu karena masih banyak kerikil.</p>
<p><strong>NEWSPAPER</strong></p>
<p>Ini adalah set-up yang paling ekonomis jika anda tidak memikirkan display dari tank tersebut. Tinta dari Koran tidak akan melukai dragonmu, tetapi hanya akan mengotori kaki mereka.</p>
<h2>Behavior:</h2>
<p><strong>BEARD DISPLAY</strong></p>
<p>Ini biasanya ditemukan pada male dragons untuk menentukan hierarchy pada breeding season dengan membesarkan jenggotnya dan merubahn warnanya menjadi hamper hitam seluruhnya. Yang biasanya bisa terlihat sampai ke daerah dada.</p>
<p><strong>KEPALA BOBBING</strong></p>
<p>Kelakuan ini dilakukan oleh dragons untuk menentukan ‘Bos’ di territory mereka. Coba taruh mereka ditengah lantai ruang tamu dan pasti akan melakukan ini.</p>
<p><strong>ARM WAVING</strong></p>
<p>Ini biasanya dilakukan oleh female dragons untuk menjawab head bobbing dan veard display yang dilakukan oleh male dragons yang tidak dominan. Tetapi sama juga terlihat seperti head bobbing tetapi dalam slow motion.</p>
<p><strong>RAISED TAIL</strong></p>
<p>Ini dilakukan ketika breeding season untuk memberikan sinyal bahwa dia tahu bahwa sang jodohnya ada dan sebagai “acceptance”. Tetapi dragons muda juga melakukannya ketika sedang berburu</p>
<h2>Food:</h2>
<p><strong>VEGGIES</strong></p>
<p>Ada banyak seleksi makanan hijau buat Beardie yang tinggi akan kalsium untuk diberikan. Ada &#8230; kale, argula, collard &amp;mustard greens, parsley, dandelion greens, bunga, endives, radish, carrot, atas lobak, excarole dan chicory endive. Untuk makanan yang lebih bervariasi, bisa dicampur dengan squash, jagung, peat, wortel diserut, zucchini, timun. Yang penting adalah variasi makanan untuk dragon anda. Untuk buah, beardie bisa diberikan cantaloupe, apel, blueberry, pear, anggur, raspberries dan semuanya dipotong untuk menghindari choking.</p>
<p><strong>GUTLOAD (FOR BUGS)</strong></p>
<p>Jangkrik, ulet hongkong dan uklet jerman sangatlah banyak di pasaran, tetapi mereka tidak mendapatkan nutrisi yang maksimal, karena itu mereka dapat diberika gutload sebelum dimakan oleh dragon anda. Untuk gutload, makanan yang paling bagus adalah : baby cereal, jeruk, wortel, kentang</p>
<p><strong>SUPLEMEN</strong></p>
<p>Apa yang “wajib” diberikan Kepada dragons lagi adalah calcium supplement. Rep-cal calcium adalah pilihan terbaik untuk dragon anda. Pemberian kalsium seharusnya diberikan 2 hari sekali. Dragons juga bisa diberikan herptivite tetapi harus diberikan tempat berolahraga karena dapat menyebabkan keracunan vitamin A</p>
<p>thanks buat Rx member &#8220;Indigochild001&#8243;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.reptilx.com/2008/08/15/bearded-dragon-complete-care/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Indian Star</title>
		<link>http://www.reptilx.com/2008/08/07/indian-star-2/</link>
		<comments>http://www.reptilx.com/2008/08/07/indian-star-2/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 07 Aug 2008 10:48:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Caresheet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.reptilx.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Indian star care sheet Indian star (geochelone elegans), berasal dari daerah india. Dapat mencapai ukuran hingga 28 cm, tetapi pada umumnya hanya mencapai ukuran 25 cm untuk betina dan 15 cm untuk jantan. Ada 2 macam istar yaitu istar biasa dan srilangka star. Musim kawin adalah pada musim hujan sekitar bulan juni hingga oktober. Bertelur [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 14pt; font-variant: small-caps;">Indian star care sheet </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Indian star (geochelone elegans), berasal dari daerah india. Dapat mencapai ukuran hingga 28 cm, tetapi pada umumnya hanya mencapai ukuran 25 cm untuk betina dan 15 cm untuk jantan. Ada 2 macam istar yaitu istar biasa dan srilangka star.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Musim kawin adalah pada musim hujan sekitar bulan juni hingga oktober. Bertelur pada bulan april hingga november dengan jumlah clutch (kelompok telur) 3-9 clutch. Masing-masing clutch bervariasi antara 3-9 tergantung besarnya dan asupan gizi dari jantan dan betina. Telur akan menetas dalam waktu 147 hari di alamnya. Di alamnya indian star memakan rumput, buah-buahan yang jatuh dan daun-daun dari tanaman yang mengandung air (succulent).</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><span id="more-16"></span><strong><span style="font-size: 14pt; font-variant: small-caps;">Habitat </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Habitat aslinya bervariasi mulai dari hutan tropis hingga padang rumput di daerah india. Pada musim hujan kura ini akan aktif sepanjang hari. Sedangkan pada musim kering kura ini hanya aktif pada pagi hari dan sore hari.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 14pt; font-variant: small-caps;">Pemeliharaan </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Karena berasal dari negara tropis yang hampir sama musimnya dengan indonesia, pemeliharaan kura ini tidaklah terlalu sulit. Indian star harus direndam pada pagi hari pas ada matahari pagi selama 15-25 menit untuk minum dan buang kotoran. Air rendaman gunakanlah air hangat. Rendaman air sesuai dengan ukuran kura-kura, kira-kira seperempat sampai separuh tempurung. Jangan terlalu dalam karena dia adalah kura darat. Setelah buang kotoran, angkat kura ini dan taruh di tempat kering di bawah sinar matahari pagi dan diberi potongan sayuran untuk makan. Dan jangan lupa di kontrol dengan obat cacing untuk jaga seperti pakai combantrin atau vermox.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 14pt; font-variant: small-caps;">Jangan menjemur kura-kura terlalu lama</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Kalau menjemur terlalu lama kura-kura dapat mengalami dehidrasi kalau menjemur terlalu lama kura-kura dapat mengalami dehidrasi dan menyebabkan kematian, usahakan hingga badannya hangat atau memberi tempat perlindungan pada kandang kura-kura sehingga jika terlalu panas kura tersebut dapat menjauhkan diri/bersembunyi di tempat teduh.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 14pt; font-variant: small-caps;">Jangan menjemur kura-kura tanpa diawasi </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Biarpun kelihatan lambat, tapi kura-kura juga pandai melarikan diri.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 14pt; font-variant: small-caps;">Pada musim hujan gunakan lampu khusus reptil yang mengandung uva-uvb (full spectrum lamp). </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Uva digunakan untuk menambah selera makan dan memproses makanan di tubuh reptil.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Uvb digunakan untuk memproses vitamin d3 pada makanannya karena reptil tidak bisa mensintesa vitamin d3 tanpa bantuan uvb. Tempat berjemur diusahakan mempunyai suhu 31-34˚c, sedang suhu kandang sekitar 28-32˚c. Gunakan termometer untuk mengukur suhu jangan kira-kira, karena kadang perkiraan kita meleset jauh.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 14pt; font-variant: small-caps;">Makanan yang baik untuk istar</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Fumak,</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">kaktus centong,</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">bunga sepatu,</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">plantein (ki urat),</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">caisim,</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">selada,</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">wortel,</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">okra.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 14pt; font-variant: small-caps;">Kriteria kura darat yang sehat </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Mata bersih</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Nafsu makan bagus.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Badan berat, aktif.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Tidak ada luka pada scute (sambungan pada tempurung).</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Hidung kering .</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Kura-kura dapat dipelihara di tempat ber ac dengan bantuan dari lampu agar tidak kedinginan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 14pt; font-variant: small-caps;">Vitamin untuk kura-kura </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Untuk kura-kura dengan variasi makanan yang bagus, sudah cukup hanya diberi tambahan kalsium. Kalsium yang ada dipasaran sekarang ini adalah rep-cal, dapat juga diganti dengan tulang cumi/sotong yg kering.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Jika kura-kura tersebut tidak mau makan tetapi badannya tetap berat, coba rendam dengan air hangat, biasanya karena kotoran tidak mau keluar dan air rendaman jangan terlalu dalam,</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.reptilx.com/2008/08/07/indian-star-2/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sulcata Care Sheet</title>
		<link>http://www.reptilx.com/2008/07/18/sulcata-care-sheet/</link>
		<comments>http://www.reptilx.com/2008/07/18/sulcata-care-sheet/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 18 Jul 2008 14:33:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Caresheet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.reptilx.com/?p=24</guid>
		<description><![CDATA[African Spurred Tortoise (Geochelone sulcata) atau Sulkata, berasal dari daerah Afrika. Sulkata adalah kura darat nomor tiga terbesar di dunia. Panjang plastron (tempurung bagian bawah) dapat mencapai 78 cm. Musim kawin adalah sekitar bulan Juni hingga Maret frekuensi terbesar adalah September sampai November. Bertelur pada menjelang musim kemarau, dengan jumlah hingga 17 butir. Telur-telur ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><strong></strong>African Spurred Tortoise (<em>Geochelone sulcata</em>) atau Sulkata, berasal dari daerah Afrika. Sulkata adalah kura darat nomor tiga terbesar di dunia. Panjang plastron (tempurung bagian bawah) dapat mencapai 78 cm.</p>
<p>Musim kawin adalah sekitar bulan Juni hingga Maret frekuensi terbesar adalah September sampai November. Bertelur pada menjelang musim kemarau, dengan jumlah hingga 17 butir. Telur-telur ini akan menetas setelah 212 hari.</p>
<p><span id="more-24"></span><strong>Captive breed </strong></p>
<p>Sulkata peliharaannya terlihat kawin pertama kali sekitar bulan Desember hingga Januari. Bertelur bulan Juni dan bertelur lagi bulan Juli (2 clutch) total sebanyak 13 butir. Telur-telur tersebut menetas pada bulan Desember pertengahan dengan masa inkubasi 4,5 bulan atau 135 hari.<br />
Di alamnya Sulcata memakan rumput dan daun-daun dari tanaman yang mengandung air (succulent).</p>
<p><strong>Habitat </strong><br />
Sulkata tersebar dari Sudan, Ethiophia, Togo,hingga Mali dan Mauritania. Secara general penyebarannya berada di bagian utara dari Gurun Sahara. Untuk menghindari dari panas yang menyengat, sulkata menggali lubang untuk berteduh dengan menggunakan kakinya yang sangat kuat.</p>
<p><strong>Pemeliharaan </strong><br />
Karena berasal dari negara yang beriklim kering, Sulkata hanya perlu diberi minum seminggu 1x. Kura ini tidak menyukai tempat pemeliharaan yang lembab. sulcata kecil walau menyukai panas namun gampang sekali mengalami dehidrasi. Tempat pemeliharaan harus sejuk dan kering jangan di berikan tempat air minum didalam kandang. Kura kecil harus dijemur pada pagi hari atau menggunakan lampu sekitar 25 atau 40watt agar tetap kering dan hangat serta uvb light.Jangan memberikan air minum di kandang buat jenis sulcata.</p>
<p><strong>JANGAN MENJEMUR KURA-KURA TERLALU LAMA </strong></p>
<p>Kalau menjemur terlalu lama kura-kura dapat mengalami dehidrasi dan menyebabkan kematian, usahakan hingga badannya hangat atau memberi tempat perlindungan pada kandang kura-kura sehingga jika terlalu panas kura tersebut dapat menjauhkan diri/bersembunyi di tempat teduh.</p>
<p><strong>JANGAN MENJEMUR KURA-KURA TANPA DIAWASI </strong><br />
Biarpun kelihatan lambat, tapi kura-kura juga pandai melarikan diri.</p>
<p>Pada musim hujan gunakan lampu khusus reptil yang mengandung UVA-UVB (Full spectrum Lamp).<br />
UVA digunakan untuk menambah selera makan dan memproses makanan di tubuh reptil.<br />
UVB digunakan untuk memproses Vitamin D3 pada makanannya karena reptil tidak bisa mensintesa Vitamin D3 tanpa bantuan UVB.<br />
Tempat berjemur diusahakan mempunyai suhu 31-34˚C, sedang suhu kandang sekitar 28-32˚C. Gunakan termometer untuk mengukur suhu jangan kira-kira, karena kadang perkiraan kita meleset jauh.</p>
<p><strong>Makanan yang baik untuk sulcata </strong></p>
<p>Fumak, kaktus centong caisim, selada,, wortel, bunga sepatu, daun murbei, alfalfa, Bermuda grass. Untuk pemberian makanan jgn diberikan yg tinggi protein karena meyebabkan pyramiding. Contoh. Toge. Sayur kacang panjang ini tidak baik untuk kura darat.Sulcata harus makan makanan yg tinggi dengan serat (high in fiber)<br />
<strong><br />
Kriteria Kura darat yang sehat</strong></p>
<p><strong>- Mata bersih tidak berair</strong></p>
<p><strong>- Nafsu makan bagus.</strong></p>
<p><strong>- Badan berat, aktif.</strong></p>
<p><strong>- Tidak ada luka pada Scute (sambungan pada tempurung).</strong></p>
<p><strong>- Hidung kering.</strong></p>
<p><strong>Kura-kura dapat dipelihara di tempat ber AC dengan bantuan dari lampu agar tidak kedinginan.<br />
<!--[if !supportLineBreakNewLine]--><br />
<!--[endif]--></strong></p>
<p class="MsoNormal"><strong>Vitamin untuk kura-kura </strong><br />
Untuk kura-kura dengan variasi makanan yang bagus, sudah cukup hanya diberi tambahan Kalsium. Kalsium yang ada dipasaran sekarang ini adalah Rep-Cal, dapat juga diganti dengan tulang cumi/sotong yg kering.</p>
<p>- Jika kura-kura tersebut tidak mau makan tetapi badannya tetap berat, coba rendam dengan air hangat, biasanya karena kotoran tidak mau keluar AIR RENDAMAN JANGAN TERLALU DALAM</p>
<p>- JANGAN DIBERI MAKAN DOG FOOD untuk sulcata atau mazuri karena meyebabkan pyramiding</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.reptilx.com/2008/07/18/sulcata-care-sheet/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Indian Star</title>
		<link>http://www.reptilx.com/2008/07/14/indian-star/</link>
		<comments>http://www.reptilx.com/2008/07/14/indian-star/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 14 Jul 2008 00:40:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[Caresheet]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.reptilx.com/?p=18</guid>
		<description><![CDATA[Indian star (geochelone elegans), berasal dari daerah india. Dapat mencapai ukuran hingga 28 cm, tetapi pada umumnya hanya mencapai ukuran 25 cm untuk betina dan 15 cm untuk jantan. Ada 2 macam istar yaitu istar biasa dan srilangka star. Musim kawin adalah pada musim hujan sekitar bulan juni hingga oktober. Bertelur pada bulan april hingga [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Indian star (geochelone elegans), berasal dari daerah india. Dapat mencapai ukuran hingga 28 cm, tetapi pada umumnya hanya mencapai ukuran 25 cm untuk betina dan 15 cm untuk jantan. Ada 2 macam istar yaitu istar biasa dan srilangka star.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Musim kawin adalah pada musim hujan sekitar bulan juni hingga oktober. Bertelur pada bulan april hingga november dengan jumlah clutch (kelompok telur) 3-9 clutch. Masing-masing clutch bervariasi antara 3-9 tergantung besarnya dan asupan gizi dari jantan dan betina. Telur akan menetas dalam waktu 147 hari di alamnya. Di alamnya indian star memakan rumput, buah-buahan yang jatuh dan daun-daun dari tanaman yang mengandung air (succulent).</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 14pt; font-variant: small-caps;">Habitat </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Habitat aslinya bervariasi mulai dari hutan tropis hingga padang rumput di daerah india. Pada musim hujan kura ini akan aktif sepanjang hari. Sedangkan pada musim kering kura ini hanya aktif pada pagi hari dan sore hari.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 14pt; font-variant: small-caps;">Pemeliharaan </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Karena berasal dari negara tropis yang hampir sama musimnya dengan indonesia, pemeliharaan kura ini tidaklah terlalu sulit. Indian star harus direndam pada pagi hari pas ada matahari pagi selama 15-25 menit untuk minum dan buang kotoran. Air rendaman gunakanlah air hangat. Rendaman air sesuai dengan ukuran kura-kura, kira-kira seperempat sampai separuh tempurung. Jangan terlalu dalam karena dia adalah kura darat. Setelah buang kotoran, angkat kura ini dan taruh di tempat kering di bawah sinar matahari pagi dan diberi potongan sayuran untuk makan. Dan jangan lupa di kontrol dengan obat cacing untuk jaga seperti pakai combantrin atau vermox.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 14pt; font-variant: small-caps;">Jangan menjemur kura-kura terlalu lama</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Kalau menjemur terlalu lama kura-kura dapat mengalami dehidrasi kalau menjemur terlalu lama kura-kura dapat mengalami dehidrasi dan menyebabkan kematian, usahakan hingga badannya hangat atau memberi tempat perlindungan pada kandang kura-kura sehingga jika terlalu panas kura tersebut dapat menjauhkan diri/bersembunyi di tempat teduh.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 14pt; font-variant: small-caps;">Jangan menjemur kura-kura tanpa diawasi </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Biarpun kelihatan lambat, tapi kura-kura juga pandai melarikan diri.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 14pt; font-variant: small-caps;">Pada musim hujan gunakan lampu khusus reptil yang mengandung uva-uvb (full spectrum lamp). </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Uva digunakan untuk menambah selera makan dan memproses makanan di tubuh reptil.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Uvb digunakan untuk memproses vitamin d3 pada makanannya karena reptil tidak bisa mensintesa vitamin d3 tanpa bantuan uvb. Tempat berjemur diusahakan mempunyai suhu 31-34˚c, sedang suhu kandang sekitar 28-32˚c. Gunakan termometer untuk mengukur suhu jangan kira-kira, karena kadang perkiraan kita meleset jauh.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 14pt; font-variant: small-caps;">Makanan yang baik untuk istar</span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Fumak,</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">kaktus centong,</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">bunga sepatu,</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">plantein (ki urat),</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">caisim,</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">selada,</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">wortel,</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">okra.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 14pt; font-variant: small-caps;">Kriteria kura darat yang sehat </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Mata bersih</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Nafsu makan bagus.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Badan berat, aktif.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Tidak ada luka pada scute (sambungan pada tempurung).</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Hidung kering .</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Kura-kura dapat dipelihara di tempat ber ac dengan bantuan dari lampu agar tidak kedinginan.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"><strong><span style="font-size: 14pt; font-variant: small-caps;">Vitamin untuk kura-kura </span></strong></p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Untuk kura-kura dengan variasi makanan yang bagus, sudah cukup hanya diberi tambahan kalsium. Kalsium yang ada dipasaran sekarang ini adalah rep-cal, dapat juga diganti dengan tulang cumi/sotong yg kering.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align: justify;">Jika kura-kura tersebut tidak mau makan tetapi badannya tetap berat, coba rendam dengan air hangat, biasanya karena kotoran tidak mau keluar dan air rendaman jangan terlalu dalam,</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.reptilx.com/2008/07/14/indian-star/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

