Morph Molurus Bivittatus

October 21, 2011 by admin  
Filed under Slider, Tutorial, Uncategorized

Morph Molurus Bivittatus

Postby A_I_S

Mari kita bahas Morph Molu……..Dasarnya sih molu albino itu udh keren bgt sekitar tahun 1995 saya melihat langsung, ini salah satu uler yg saya idam2kan, pas sekitar thn 1997 saya membelinya ….seiring dgn jalannya waktu muncul lah morph seperti green, albino green, granite, albino granite, labyrith, albino labyrinth…..nah ada breeder dari Taiwan….menghasilkan molu yg cantik di dunia yang pernah saya liat….salah satunya ada di Indonesia…sudah hampir 2thn saya mencoba menghub breeder untuk “Pinjem” fotonya buat di RX, sampai akhirnya DI IZINKAN untuk post di RX ini…..Legaaaaaa…..untuk genetiknya codom/dominan kita bahas belakangan….
ini dia morph yg dia produksi saat ini:

LEOPARD BURMESE
Image

BLONDE BURMESE (Caramel T+)
Image

IVORY BURMESE
Image

PLATINUM (HYPO)
Image

PLATINUM DH GREEN & ALBINO
Image

CALICO BURMESE
Image

PIEDBALD BURMESE
Image
Image
Image
Image

PARADOX maybe ???
Image

saya ucapkan terimakasih buat ALAN WEI owner of Waterview :salut: ……udh mengizinkan untuk share di reptilx.com….
Good Luck with ur Molurus new morph !!! :lol:

 

http://www.reptilx.com/rxforum/viewtopic.php?f=106&t=39759&start=0

Tips Menjinakkan Ular Wild Caught (Non Venomous)

October 5, 2010 by admin  
Filed under First Bite

Tips Menjinakkan Ular Wild Caught (Non Venomous)

Ular wild caught atau tangkapan liar biasanya cenderung bersifat lebih defensif karena secara alami dan naluriah mereka akan mempertahankan dirinya dari predator atau makhluk lain yang dianggap merupakan ancaman bagi mereka, termasuk manusia.

hookbuton

Akan tetapi tidak mustahil kita bisa menjinakkan ular wild caught tersebut apabila kita ingin memeliharanya. Apabila kita ingin agar ular tersebut menjadi jinak, sebaiknya ular yang akan dipelihara adalah bukan ular dewasa. Ular dewasa akan sangat sulit dijinakkan karena naluri defensif sudah sangat kuat tertanam di benaknya. Akan semakin mudah untuk menjinakkan ular yang lebih muda, karena mereka akan belajar bahwa kita sebagai pemeliharanya tidak akan menyakiti mereka, tapi justru merawat mereka dengan penuh kasih sayang.
Ular yang baru saja ditangkap dari alam biasanya stress dan membutuhkan waktu beberapa lama untuk adaptasi dengan kandang atau lingkungan barunya. Masa-masa stress ini biasanya ditandai dengan ular tidak mau makan. Sebaiknya ular yang baru ditangkap jangan langsung dijinakkan. Beri mereka waktu untuk beradaptasi dengan kandang/lingkungan barunya. Sediakan kandang yang nyaman serta cukup air untuk minum atau tempat berendam, sediakan juga hidding place apabila diperlukan. Sebisa mungkin jangan dipegang-pegang dulu kecuali diperlukan (contoh: membersihkan kandang dan penjemuran). Dan coba berikan mereka makanan secara berkala (contoh: 5-7hari sekali).
Apabila ular sudah beradaptasi dengan kandangnya dan tidak stress lagi (ditandai dengan ular sudah rutin makan), barulah kita bisa memulai proses penjinakan. Tidak perlu tergesa-gesa dalam proses penjinakan karena ular tersebut malah justru bisa menjadi stress kembali. Lakukan sedikit demi sedikit dan teratur secara berkala, ular-pun akan belajar sedikit demi sedikit bahwa kita tidak akan menyakitinya, dan pada akhirnya nanti dapat menjadi tenang dan jinak dengan sendirinya secara berangsur-angsur.

Demikian beberapa tips yang dapat dicoba dalam proses penjinakan:

1. Pada tahap pertama ini, jangan terlalu lama dan sering meng-handle ular anda, karena dapat menyebabkan ular anda stress kembali. Handle pada saat pembersihan kandang saja. Rendam ular anda di tempat khusus untuk merendam dengan diisi air yang tidak terlalu tinggi/dalam untuk menghilangkan kotoran-kotoran yang menempel di kulitnya. Sementara itu anda dapat membersihkan kandangnya dan mengganti alasnya dengan yang baru.

gloves2

2. Setelah kandang bersih, coba handle ular anda dengan menggunakan alat bantu berupa hook atau bisa juga dengan gloves/sarung tangan. Pilih sarung tangan yang tidak berbahan dari kain/benang wool karena dapat mengakibatkan gigi ular tersangkut pada kain atau rajutan benang wool misalnya ular wild caught anda menggigit. Sarung tangan berbahan kulit atau terpal akan lebih baik untuk digunakan.

3. Handle ular anda dengan mantap dan hati-hati. Ular yang masih sangat defensif akan diam saja dan hanya melilit tangan anda dengan kuat. Usahakan untuk membuat ular anda bergerak/berjalan dari satu tangan ke tangan anda yang lain. Jangan menyentuh dahulu bagian kepala dan leher ular karena itu dapat membuat mereka merasa terancam, dan kemudian memicu sifat defensifnya. Sebisa mungkin hindari/jauhkan kepala ular dari wajah anda. Lakukan sebentar saja, kira-kira 10-20menit, kemudian masukkan kembali ke kandangnya, dan beberapa hari kemudian berikan makan kepada ular anda seperti biasa.
Ulangi tahap 1 s/d 3 selama beberapa kali. Apabila ular anda tetap mau makan rutin, lanjutkan ke tahap berikutnya.

4. Tambahkan frekuensi handle ular anda menjadi 2 kali dalam seminggu. Anda dapat meng-handlenya 4 hari setelah ular makan dan pada saat pembersihan kandang. Tambahkan juga waktunya menjadi 20-30menit. Pada saat ini anda dapat mencoba menyentuh bagian leher dan mengusap2 kepalanya. Lakukan dengan perlahan agar ular tidak kaget dan sedikit demi sedikit mereka akan belajar bahwa anda tidak akan menyakitinya. Ulangi tahap ini selama beberapa kali.

gloves1

5. Apabila ular sudah terlihat lebih kalem (biasanya ditandai dengan sudah jarang/tidak pernah mencoba menggigit lagi dan gerakan ular yang lentur serta tidak terasa kaku ketika berjalan di tangan anda), silakan mencoba untuk meng-handle ular anda tanpa menggunakan alat bantu lagi. Handle dengan ekstra hati-hati, usahakan untuk tidak membuat gerakan secara tiba-tiba agar ular anda tidak kaget. Ulangi tahap ini selama beberapa kali.

6. Apabila setelah tanpa menggunakan alat bantu-pun ular anda sudah jarang/tidak lagi mencoba menyerang, akan tetapi biasanya akan terlihat masih mudah kaget apabila ada gerakan dari sekelilingnya, anda tinggal perlu untuk menambahkan frekuensi handling menjadi 3-4 kali dalam seminggu. Lakukan semua tahap dengan kesabaran dan ketelatenan, mudah-mudahan ular anda akan segera menjadi sahabat yang sangat menyenangkan bagi anda.

Catatan: Masing-masing ular mempunyai karakter yang berbeda-beda meskipun dari jenis yang sama. Ini akan mempengaruhi cepat-lambatnya proses penjinakan, tergantung bagaimana karakter ular tersebut.

Maaf kalo ada yg salah silakan diralat.. soalnya cuma based on my experience

article and photo by RoelsReptile

SANCA BATIK DI ASIA Reticulated python by: A_I_S

April 29, 2010 by admin  
Filed under Indonesia

☻ ♠ SANCA BATIK DI ASIA ♠ ☻

saya membahas sanca batik di dunia, bukan berarti langsung hunting retic ini buat pengetahuan saja… Supaya tidak salah identifikasi.

Locality Retic

SUMATRA GROUP

Pulau Sumatera

DSCN0182
Sumatra: Indentik dengan warna abu2nya yang kental/dominan….retic terbesar didunia saat ini
yang dipelihara berasal dari Jambi pertama kali ditemukan tahun 2002 dengan panjang 14.85m dan
berat 447kg menurut berita harian ‘Suara Merdeka’ dan menurut berita harian ‘Republika’ memberitakan
ketika ditangkap ular tersebut memuntahkan seekor rusa betina dewasa…ular ini dinamakan “Kembang Wangi”. salah satu pic retic Sumatra.

Pulau Nias/pulau batu: secara typikal “high contrast” sumatra,warna yang terang dan kontras sekali

Medan: Biasanya sedikit garis dn bagian ekor motif lateralnya hilang mirip dengan sunfire retic.
Image

JAWA GROUP

Pulau Jawa

Jawa: krem campur dengan coklat dan perak.typikal mainland Indonesia ada yg “yellowhead”
ada juga yg tidak tergantung lokasi jawa nya…lokality jawa barat,jawa timur,jawa tengah
reticnya beda2 dari segi pola/motif dan warna.

Jawa Barat
Image

Jawa Timur (Banyuwangi)
Image

Jawa Tengah
Image

BORNEO GROUP

Pulau Kalimantan; Retic ini identik dengan motif “granite” nya di bagian punggungnya
Image

Serawak; sama dengan Kalimantan

SULAWESI GROUP

Pulau Sulawesi

Image

“Classic” Sulawesi: Ini mungkin retic pulau yang paling byk dipelihara di indonesia.merupakan asli “giant”,dgn “Yellow Heads” yg kontras….sering ditemui dgn Kepalanya ada 4 titik atau lebih Matanya emas kehijauan tetapi beberapa spesimen macem2 wrn matanya.

“Makassar” Sulawesi: Retic ini sangat identik sekali dari segi penampilan,ukuran dengan “Classic” Sulawesi, sangat dipastikan sekali ini SAMA dengan “Classic” Sulawesi,penamaan baru Makassar karena di dapat di kota makassar,Pada tahun 1912 ditemukan retic dengan ukuran 9,75 meter dekat kota makassar rekor dunia kedua setelah dari Jambi.
Image
Image

“Palopo” Sulawesi: Retics Palopo sangat mirip dengan 2 bentuk Sulawesi diatas tetapi semua spesimen yg pernah ditangkap memiliki “chain link” (menyerupai rantai) terletak di bagian utara kota makassar dan pala kuning.Beberapa specimen matanya ada yg berwarna gelap sekali berwarna hitam seperti batu onyx dan tidak kuning kepalanya.
Image

common palopo
Image

Kepulauan di Sulawesi

Image

Buton : Pulau Buton terletak di bagian timur selatan Sulawesi.Sangat mirip sekali dengan “Classic”/”Makassar”.
Image

Selayar (python reticulatus saputrai) : Pulau Selayar terletak di selatan kota Makassar dari segi penampilan mirip dgn classic/Makassar tetapi wrn kuning di motif samping sangat kental dan beberapa ad yg sedikit bintik2 hitam .Matanya yg aneh wrnnya perak kehijauan biasanya akan berkembang seiring dgn umurnya uk max betina 4,5m ini termasuk jenis dwarf. Merupakan subspecies yg diakui dan disahkan.
Image

Takabonerate

Image

Pulau Tanahjampea (python reticulatus jampeanus) : Retic Jampea memiliki pola yg buram dominasi wrn perak,abu-abu,hiaju,coklat dan kuning,Warna matanya typikal Tembaga keperakkan beberapa orang bilang retic ini jenis Dwarf panjang max betina 3 meter saat ini di captivity ada yg sampai 4,5 meter betina,
dan merupakan subspecies resmi diakui dan disahkan.
Image

Pulau Kayuadi : Retic Pulau Kayuadi dikatakan panjang max betina tidak sampai 3 meter motif Pola dan warna mirip dengan jampea,byk diobservasikan warna matanya yg variatif dari oranye,
oranye kehitaman,tembaga keperakkan,tembaga keorenan dan kehijauaan. Kemungkinan besar satu subspesies dengan jampea mungkin juga dengan subspecies baru.
Image

Pulau Kalaotoa : Retic di Pulau Kalaotoa memiliki ciri-ciri warna emas gelap dan silver gelap, matanya berwarna perak..
Image

Pulau Madu : Pulau Madu adalah pulau terkecil dari Taka Bonerate chain.
sangat dekat speciesnya (close related) dgn kalaotoa dari Bonerate Pygmy locality yg lainnya
Beberapa orang menilai dan meniliti retic ini merupakan retic terkecil dari semua Bonerate Pygmy (“Dwarf”\”Super Dwarf”) Reticulated Pythons. Diakan datang dekat2 ini dipastikan subspecies retic madu ini penamaannya kemungkinan
Python reticulatus boneratensis,secara geografis semua binatang dari Bonerate\Taka’Bonerate group akan menjadi subspecies baru tidak hanya reptil saja.
Image

MALUKU GROUP 

Image

Kepulauan Halmahera

Pulau Morotai :? ?? >>> belum di approve untuk posting

Pulau Ternate
:? ?? >>> belum di approve untuk posting

Halmahera : Retic ini identik dengan warnanya yg ekstrim emas pola unik yg nyambung banyak ditemuin yg berwarna gelap hitam sangat kental dan wrn mata tembaga termasuk jenis dwarf.
Image

pulau Gebe : sering dibilang dan disebut new dwarf locality,reticnya sangat mirip dengan Maluku group tetapi lebih gelap,dimungkinkan retic2 ini migrasi atau ada penyusup yg menumpang dikapal yg mau ke wilayah Irian Jaya pulau ini sangat dekat dengan pulau Waigeo dn byk pulau2 kecil lagi yg dekat sekali dengan pulau Gebe….sangat dipastikan sekali ada retic di Irian Jaya.
Image

SERAM GROUP

Ambon “Kepala Kuning” : Sangat terang sekali warnanya mirip dengan buton warnanya tapi motifnya beda sekali dengan buton.
Image

Seram “Kepala Kuning” : Mirip dengan Ambon, sama dengan Pulau Gebe di mungkinkan bisa menyusup atau menyeberang ke wilayah papua sangat dekat sekali dengan FAK-FAK
Image

SELAT SUNDA GROUP

Bali “Kepala Kuning” : dari segi size retic bali itu kecil dibandingkan dengan mainland jawa,retic bali beberapa peniliti eropa menilai retic bali termasuk dwarf…identik dgn wrn kepalanya yg kuning terang pola/motif yg kontras hitam pekat.
Image

Nusa Tenggara Barat

Pulau Lombok : sekilas mirip dengan halmahera kepala tidak kuning….
Image

Pulau Sumbawa: sama dengan Pulau Lombok

Nusa Tenggara Timur

Flores : motif sangat mirip dgn bali warna mata lebih ke oranye dengan warna badan perak sampai tembaga, tempramen seperti preman.
Image

Kupang : uniknya motif samping yg biasanya tembus dengan motif di bagian punggung, kepala tidak kuning
Image

KEPULAUAN FILIPINA GROUP 

Image

Luzon

Manila : beberapa retic Manila tidak jauh beda dgn “Classic” Sulawesi type. perbedaan yg mencolok di pola kepalanya ada garis kecil (dashes) dan titik di tempat yg variatif lalu pola “donat” di punggung dan samping. Dark pigment terlihat di bagian dorsalnya.identik retic Philipine
Warna bervariatif dari tiap individu beberapa ada yellowhead beberapa silverhead warna mata identik dengan warna perak hingga tembaga.
Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image

Bicol : sangat terang motif samping yg unik,beberapa specimen memiliki blotches hitamsecara typikal pola/motif kepala sangat beda dgn indonesia dan mata yg silver sampai tembaga.
Image
Image
Image

San Fernando : Mirip dengan manila
Image
Image
Image
Image
Image

Visayas

Samar : Hitam dan abu – abu yang sangat kontras sekali dan tegas warna mata variatif tembaga hingga oranye motif unik mirip aberant….
Image
Image

Mindanao

Davao : Pola/motifnya yg sangat aberrant bila dibandingkan dengan retic Indonesia, terdapat byk variasi pola dan wrn identik dgn motif bagian preocular ada motif titik2 warna mata oranye terang sampai silver. Sangat mirip sekali dengan retic selayar.
Image
Image
Image
Image
Image

Cotabato : Emas gelap pola/motif di dorsal titik garis byk titik. Motif samping hilang pola dan menyerupai sunfire/platinum dekat menuju keekor.warna mata typikal oranye hingga perak.
Image
Image
Image

Filipina “special”

Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image
Image

DATARAN ASIA GROUP

Vietnam “Kepala Kuning”: mirip dengan retic Bali

Thailand “Kepala Kuning”: ukuran thai retic kecil dibandingkan dgn Indonesian mainland Retics dan tempramen yg kalem. si sponge Bob “Yellow Head” bloodlines asli berasal dari thailand. Sekarang Thailand tidak boleh mengexport retics lagi.

Birma : ??? >>> belum di approve untuk posting

Kamboja : ??? >>> belum di approve untuk posting

Malaysia: Mirip dengan retic jawa……
Image

Locality Natuna, India, Bangladesh, Pulau Tanimbar DLL mungkin RXer bisa nambahin atau yg belum kesebut. Sekian dulu selanjutnya kita bahas Combo Morph retic yang lagi “IN” 2 tahun mendatang…….maaf klo ada kekurangan byk atau tidak mendetil, harap maklum…..
semua foto yg belum pernah muncul di rx, eksklusif dengan seizin pemiliknya dan buat RX untuk berbagi info…….

PS: Saya ucapkan Terima Kasih sebesar – besarnya buat………

Henrysayangmama (GudangReptil.com),”si om”,mercedes,badboys,roel’s reptiles,18naga,drummersnake,badboys dan RXers lainnya.

khususnya:
My PINOY Friends in Facebook, FPF & REPTILX thxs 4 sharing…”MARAMING SALAMAT SA IYO”
PREHISTORIC PETS specially Mr. TIM ( pp retic in charge).
NERD specially Mr. ANDY DEITZ & Mr. RYAN (nerd retic in charge).
Brian Barczyk owner BHB ENTERPRISE.
Karsten Woellner owner FILARETIC specially Mr. PATRICK.
MonsterSnakeForever SAMHAIN.
GRANT COLANTONIO.

http://www.reptilx.com/rxforum/viewtopic.php?f=41&t=25757